x.com/yacchwan | yacchwan.carrd.co
yuk brainrot aoi sama haruichi denganku~
retrospring.net/yacchan
yuk brainrot aoi sama haruichi denganku~
retrospring.net/yacchan
lapak krisar atau apapun yang berbau kaguharu, aku siap menerima✨
retrospring.net/yacchan
lapak krisar atau apapun yang berbau kaguharu, aku siap menerima✨
retrospring.net/yacchan
dan dengan kerlingan salah satu matanya, haruichi menimpali, "i will never ask you to do so, aoi. let's see what you've got!"
dan dengan kerlingan salah satu matanya, haruichi menimpali, "i will never ask you to do so, aoi. let's see what you've got!"
tegun aoi dalam hati, berusaha menatap ke arah selain di mana haruichi berada.
tanpa aoi sadari, dan semoga haruichi tidak pula menyadari, bila daun telinga aoi kini memerah akan ucapan pria bersurai biru langit itu barusan.
tegun aoi dalam hati, berusaha menatap ke arah selain di mana haruichi berada.
tanpa aoi sadari, dan semoga haruichi tidak pula menyadari, bila daun telinga aoi kini memerah akan ucapan pria bersurai biru langit itu barusan.
tapi kali ini, aoi benar-benar tidak tahu harus bagaimana menanggapi seorang izumo haruichi.
tapi kali ini, aoi benar-benar tidak tahu harus bagaimana menanggapi seorang izumo haruichi.
aoi hanya bisa terdiam, mematung, dan tak mengerti bagaimana harus memproses apa yang baru saja ia dengar.
aoi hanya bisa terdiam, mematung, dan tak mengerti bagaimana harus memproses apa yang baru saja ia dengar.
tak disangka oleh haruichi, jika ia akan mendengar aoi mengucapkan kalimat terpanjang yang ia dengar darinya hari ini.
tak disangka oleh haruichi, jika ia akan mendengar aoi mengucapkan kalimat terpanjang yang ia dengar darinya hari ini.
di benak haruichi yang terdalam, dirinya yakin jika aoi lega dengan keputusannya. dan tanpa mengharap ucapan apapun atas gestur sederhana nya barusan,
"thanks, haruichi. tadi sempat agak khawatir kalo kamu pengen ranjang
di benak haruichi yang terdalam, dirinya yakin jika aoi lega dengan keputusannya. dan tanpa mengharap ucapan apapun atas gestur sederhana nya barusan,
"thanks, haruichi. tadi sempat agak khawatir kalo kamu pengen ranjang
haruichi mendengar hembusan napas berat keluar dari bibir aoi. tapi nampaknya gerakan haruichi tidak lebih cepat dari kemampuan aoi mengelola sikapnya.
haruichi tetap saja melihat
haruichi mendengar hembusan napas berat keluar dari bibir aoi. tapi nampaknya gerakan haruichi tidak lebih cepat dari kemampuan aoi mengelola sikapnya.
haruichi tetap saja melihat
naas. sesaat setelah aoi membuka pintu kamar, keduanya dihadapkan oleh sikap kekanak-kanakan rekan kerjanya yang tengah berebut opsi ranjang yang tersedia.
naas. sesaat setelah aoi membuka pintu kamar, keduanya dihadapkan oleh sikap kekanak-kanakan rekan kerjanya yang tengah berebut opsi ranjang yang tersedia.
terlepas dari itu semua, durasi obrolan mereka jauh dari kata cukup baik bagi aoi maupun haruichi. bibir mereka kelu, bimbang antara ingin
terlepas dari itu semua, durasi obrolan mereka jauh dari kata cukup baik bagi aoi maupun haruichi. bibir mereka kelu, bimbang antara ingin
"ada yang lucu?" tanya aoi terheran.
haruichi menggeleng, lalu kembali menarik benang merah dari obrolan mereka yang sempat terputus.
"ada yang lucu?" tanya aoi terheran.
haruichi menggeleng, lalu kembali menarik benang merah dari obrolan mereka yang sempat terputus.
rasanya seperti... ada keinginan untuk bertumpu pada tempo itu.
rasanya seperti... ada keinginan untuk bertumpu pada tempo itu.
"kamu aja yang berusaha ambil spot kedua, aku di sini tetep berusaha jadi yang pertama." jawab aoi tenang—dengan tatapan tajam ke arahnya.
"kamu aja yang berusaha ambil spot kedua, aku di sini tetep berusaha jadi yang pertama." jawab aoi tenang—dengan tatapan tajam ke arahnya.
langkah lambat keduanya dari aula utama menuju kamar asrama terisi oleh banyak topik. mulai dari strategi
langkah lambat keduanya dari aula utama menuju kamar asrama terisi oleh banyak topik. mulai dari strategi