Pelvis Presley
banner
anhonestliar.bsky.social
Pelvis Presley
@anhonestliar.bsky.social
I am not a capitalist, I am just a proletariat with Stockholm Syndrome. ( JStark is dead, long live JStark! ) ( Free Luigi Mangione! ) 🍉
Mais d’où elles sortent des idées pareilles, sérieux?
(5/5)
May 4, 2025 at 2:15 PM
Le plus marrant, c’est leurs tatouages : une bouteille de sauce chili, une plante qu’on arrose, un chat qui rigole, un nuage qui pleut, des lunettes, un parapluie, un chien qui tire un cerf-volant.
(4/5)
May 4, 2025 at 2:14 PM
Mais les Chinoises, en plus d’être sublimes, elles osent grave niveau fringues. Bien plus audacieuses et variées — en Indonésie, c’est rien à côté, les Chinoises là-bas ont un look plus uniforme.
(3/5)
May 4, 2025 at 2:13 PM
C’est surtout des filles chinoises qui dominent. Les Malaises, elles portent souvent le hijab et ont un style plutôt classique, sans trop de chichi.
(2/5)
May 4, 2025 at 2:13 PM
Itu persis seperti yang dilakukan Denny Siregar di Indonesia yang menyamakan semua bentuk radikalisme Islam sebagai Taliban. Cuap-cuapnya hanya berhasil menegaskan bahwa ia sama sekali tak paham soal siapa Taliban.

(2/2)
January 2, 2025 at 9:12 AM
Analogiin saat Perang Dingin di mana Blok Timur masih eksis. Dengan logika asalkan ada kekuatan lain yang nyeimbangin Blok Barat, jadi Stalin perlu didukung tanpa syarat, tak peduli apa yang dia lakuin dengan Cheka? Dan kalian pasti nyalahin para buruh insurgen Budapest 1956 kan?

(3/3)
December 27, 2024 at 4:26 AM
Masalahnya mereka gak bilang apa-apa selain nekenin bahwa Assad itu harus dipertahanin. Dan seakan penduduk Suriah itu gak tau siapa HTS. Loh, mereka tuh yang berhadapan dengan milisi-milisi Al-Nusra, dengan TFSA yang getol dikirim dari Turki, dengan ISIS. Ya kali mereka gak tau dan ketipu.

(2/3)
December 27, 2024 at 4:20 AM
Kalau dibilang bahwa agama dan suku berperan penting dalam dinamika di Timur Tengah—hal yang sering disepelekan oleh para ahli HI—itu benar adanya. Tapi sekadar menuding ini aliran tertentu dalam Islam tanpa melihat peta geopolitik, ya jadinya tetap saja salah kaprah.
December 24, 2024 at 1:01 PM