dihiasi mentari,
nabastala adalah saksi setiap janji. Membentang indah di cakrawala, Seperti renjana yang tak pernah sirna
dihiasi mentari,
nabastala adalah saksi setiap janji. Membentang indah di cakrawala, Seperti renjana yang tak pernah sirna
Mataku penuh kenyamanan
ditengah kelam yang memeluk
sekeping jiwaku.
Diriku mengambang,
mengenang Cinta yang tak dapat
ku menangkan.
kubawa diri dalam sepi,
lalu ku didik hatiku Bersama kesunyian.
Maaf, dunia terlalu singkat
untuk Cintaku yang abadi.
Mataku penuh kenyamanan
ditengah kelam yang memeluk
sekeping jiwaku.
Diriku mengambang,
mengenang Cinta yang tak dapat
ku menangkan.
kubawa diri dalam sepi,
lalu ku didik hatiku Bersama kesunyian.
Maaf, dunia terlalu singkat
untuk Cintaku yang abadi.
Bahwasanya cinta memang menyiratkan setitik nestapa
Sementara atmaku tetap terikat padanya
Mungkin akan menguap menuju nabastala
Atau mungkin terus menghukumku, saat nayanaku menatap sandikala.
Bahwasanya cinta memang menyiratkan setitik nestapa
Sementara atmaku tetap terikat padanya
Mungkin akan menguap menuju nabastala
Atau mungkin terus menghukumku, saat nayanaku menatap sandikala.
tapi tanganku masih memeluk
erat pernapasan. Aku masih berselimut kelam
meskipun seribu siang memberiku
ruang.
Hidup ini tidak ada artinya jika aku tak mampu memandang keindahan didalam cermin yang retak.
tapi tanganku masih memeluk
erat pernapasan. Aku masih berselimut kelam
meskipun seribu siang memberiku
ruang.
Hidup ini tidak ada artinya jika aku tak mampu memandang keindahan didalam cermin yang retak.